Sejarah SMP Swasta Katolik St. Aloysius Niki-Niki
Ad Maiora Natus Sum (Aku dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar - St. Aloysius Gonzaga)
Niki-Niki, kota bersejarah yang dahulunya merupakan pusat Kerajaan Amanuban, kini menjadi saksi bisu perkembangan pendidikan Katolik di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Di bawah naungan Paroki Santo Arnoldus Janssen dan Santo Yoseph Freinademetz (ARYOS), Keuskupan Agung Kupang, benih pendidikan di bumi cendana ini mulai disemai.
Latar Belakang Pendirian
Sejarah bermula pada tahun 1959 akibat terbitnya Peraturan Pemerintah No. 10 yang berujung pada penutupan sekolah-sekolah Tionghoa. Merespons situasi tersebut, tokoh masyarakat Katolik setempat, Bapak Yoseph Anton Wun Pean Man, mengambil inisiatif mulia untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan. Atas restu Uskup Dioses Atambua, Mgr. Theodorus Van den Tillaart SVD, dan Pastor Paroki, Pater Cornelis W. Kooy SVD, langkah awal dimulai dengan berdirinya SD Katolik Yaswari Niki-Niki III pada 1 Agustus 1960.
Lahirnya SMPK St. Aloysius & Prestasi Perdana
Tidak berhenti di situ, tepat pada tanggal 8 Agustus 1960, SMP Katolik Santo Aloysius resmi didirikan. Institusi ini lahir berkat sinergi Bapak Yoseph Wun Pean Man bersama Bapak Sebastianus Fouk Runa, seorang pendidik dedikatif yang mengemban mandat langsung dari Uskup Theodorus.
Berawal dari keterbatasan dengan hanya sebelas siswa pada tahun ajaran 1960/1961, sekolah ini langsung menorehkan tinta emas. Pada ujian akhir perdana tingkat kabupaten di tahun 1962/1963, siswa SMPK St. Aloysius bernama Tan Iu Leang berhasil meraih predikat Bintang Pelajar se-Kabupaten Timor Tengah Selatan. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan yang didasari kerja keras dan iman mampu bersinar terang.
Estafet Kepemimpinan
Berdiri kokoh di atas bukit karang Eusleu, perkembangan dan kemajuan SMP Swasta Katolik St. Aloysius Niki-Niki tidak terlepas dari tangan dingin para pemimpinnya. Estafet kepemimpinan terus berlanjut dari perintis awal hingga saat ini:
- Bapak Sebastianus Fouk Runa
- Bapak Emanuel Suranto
- Bapak Ferdi Amleni
- Bapak Cornelis Ninu
- Rm. Laurens Riberu, Pr.
- Bapak Ignasius Suyatno
- Bapak Agustinus Kobesi
- Sr. Marselina Betti, RVM
- Sr. Hildegardis Timuneno, RVM
- Rm. Milikhiur Tamelab, Pr., S.Fil., Gr. (Kepala Sekolah saat ini)
Spiritualitas dan Pengabdian
Sebagai lembaga pendidikan Katolik, SMPK St. Aloysius menjunjung tinggi semangat Disciplina et Moralita Christi (Kedisiplinan dan Moralitas Kristus) serta menghidupi semboyan pelindungnya, Ad Maiora Natus Sum.
Sekolah ini hadir sebagai rumah belajar yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat Timor Tengah Selatan, merangkul keberagaman suku dan agama. Hingga kini, SMP Swasta Katolik St. Aloysius terus mewangi laksana cendana di atas cadas, mencetak ribuan lulusan yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional, serta senantiasa melahirkan panggilan luhur bagi para kader pelayan Gereja.

0 Komentar